LVM VS Raid Part 1

lvm

LVM
Logical Volume Management adalah metode untuk mengalokasikan space pada perangkat penyimpanan yang lebih fleksibel dari pada skema partisi konvensional (http://en.wikipedia.org)

Desain LVM

implementasi LVM dimulai dengan physical volume (mirip hardisk)

Terbagi dalam skema:

PV dibagi kedalam Physical Extents (PE dapat di gabungkan atau dibagi).
PE kemudian dapat dipetakan ke Logical Extend (umunya dipetakan satu ke satu)
LE ditampung kedalam Volume Group
LV fungsinya mirip seperti partisi hard disk

Kelebihan LVM

Mudah untuk merubah ukuran partisi (memperbesar atau mengurangi)
Mampu menggabungkan partisi lain menjadi satu untuk memperoleh space yang lebih besar
Mudah dalam hal management partisi hard disk

Kekurangan LVM

Dapat membuat proses booting lebih rumit dan membuat perbaikan dari bencana sulit dilakukan.
LV dapat menderita karena fragmentasi eksternal ketika PE tidak dialokasikan secara berdampingan pada storage dibawahnya yang dapat membuat kinerja I/O menurun

Memulai LVM

Untuk memulai kita install dulu paketan LVM2
$sudo apt-get install lvm2
Load kernel module dm-mod
$sudo modprobe dm-mod

kita cek dulu disk kita

fdisk /dev/sda

Command (m for help): n ## new
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p ## primary

Partition number (1-4): 1 ## partition number
First cylinder (1-1044, default 1): ## hit enter
Last cylinder, +cylinders or +size{K,M,G} (1-1044, default 1044): +1G ## size

Command (m for help): t ## change type
Selected partition 1
Hex code (type L to list codes): 8e ## code for LVM
Changed system type of partition 1 to 8e (Linux LVM)

$sudo fdisk -l

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 1 132 1060258+ 8e Linux LVM

Buat partisi baru dan buat tipenya menjadi linux lvm

$sudo pvcreate -v /dev/sda1

Untuk melihat list PV yang kita buat
$sudo pvdisplay

Buat VG baru
$sudo vgcreate vgbaru /dev/sda1
Untuk melihat VG yang telah dibuat
$sudo vgdisplay
Buatlah LV sesuai kebutuhan
$sudo lvcreate -n data -L 1G vgbaru
Untuk melihat LV yang telah kita buat
$sudo lvdisplay

Format partisi
$sudo mkfs.ext3 /dev/vgbaru/data
Mount partisi ke folder yang diinginkan
$sudo mount /dev/mapper/vgbaru-data /media/data

Mengurangi/Reduce Partisi
======================
Untuk mereduce partisi pertama kita lihat kapasitas partisi lvm kita

df -h

Resize partisi (ada baiknya diumount dulu)

sudo e2fsck /dev/mapper/vgbaru-data
sudo resize2fs -p /dev/mapper/vgbaru-data 512M
Mount partisinya

Menambah/Extends Partisi
========================
Untuk menambah kapasitas partisi kita, sebelumnya cek dulu kapasitas partisi lvm:
df -h
un-Mount partisi LVM dengan perintah berikut
sudo umount /media/data
Extends partisi LVM partition dengan perintah:
sudo lvextend -L +3M /dev/mapper/vgbaru-data

Extends / Resize filesystems dengan
sudo resize2fs -p /dev/mapper/vgbaru-data 712M
Mount partisi LVM
sudo mount /dev/mapper/vgbaru-data /media/data
Lihat kapasitas partisi dengan perintah
df -h

====================================================

RAID

RAID adalah singkatan dari Redundant Array of Independent Disks
Konsep dasar dari RAID adalah menyatukan beberapa buah harddisk menjadi sebuah device untuk keperluan stripping (meningkatkan performance) ataupun untuk keperluan redundancy (keamanan data)

RAID adalah sebuah set dari beberapa physical drive yang dipandang oleh sistem operasi sebagai sebuah logical drive.
Data didistribusikan kedalam array dari beberapa physical drive
Kapasitas disk yang berlebih digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin data dapat diperbaiki jika terjadi kegagalan pada salah satu disk.

Level Raid
================

Level 0 → menambah besar kapasitas penyimpanan dengan menambah hardisk

Level 1 → disk mirroring, menduplikat data tanpa striping

Level 2 → pengorganisasian dengan error correction code (ECC)

Level 3 → pengorganisasian dengan paritas bit yang interleaved

Level 4 → pengorganisasian dengan paritas blok interleaved

Level 5 → pengorganisasian dengan paritas blok interleaved terbesar

Level 6 → seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redudan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus

Langkah:

Install aplikasinya menggunakan perintah
sudo apt-get install dmsetup mdadm
Buat partisi baru dan beri type “Linux raid autodetect”
sudo fdisk /dev/sda
tekan “t” dan masukan tipe “fd”
Load module “md, linear, multipath, raid1, raid0, raid456, raid10 ”
sudo modprobe md
sudo modprobe linear
sudo modprobe multipath

Setup RAID dengan perintah
sudo mdadm –create /dev/md0 –level=1 –raid-devices=2 /dev/sdaX missing
sudo mdadm –create /dev/md1 –level=1 –raid-devices=2 /dev/sdaX missing
Untuk mengeceknya ketik
Cat /proc/mdstat
Kemudian buatlah RAID nya
mdadm –manage –add /dev/md0 /dev/sdaX
mdadm –manage –add /dev/md1 /dev/sdaX

Disadur dari : April Rustianto 

Direvisi : ibrahim 
=======================

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>