Adobe Didenda Akibat Server Dibobol Peretas

Tahun 2013 silam jaringan dan server milik Adobe dibobol oleh sekelompok peretas. bahkan pembobolan tersebut berdampak besar bagi Adobe, tak hanya informasi biasa seperti nama atau alamat rumah saja, tetapi data lengkap mengenai informasi kartu kredit yang tersimpan dalam server Adobe ikut tercuri.

Hingga akhirnya Adobe harus diseret ke meja hijau atas kasus ini. Dilansir dari Softpedia, sebanyak 15 pengadilan umum di Amerika Serikat akhirnya sepakat bahwa Adobe wajib membayar denda sebanyak 1 juta USD atau sekitar 13,5 miliar Rupiah, karena gagal melindungi pelanggannya.

Para pengadilan umum tidak hanya menjelaskan bahwa Adobe gagal melindungi keamanan data para pelanggannya, tetapi gagal untuk segera mendeteksi akan ancaman dan serangan pada server milik mereka. 15 pengadilan umum yang menuntut Adobe adalah Arkansas, Connecticut, Illnois, Indiana, Kentucky, Maryland, Massachusetts, Missouri, Minnesota, Mississippi, North Carolina, Ohio, Oregon, Pennsylvania, dan Vermont.

Adobe juga dituntut untuk selalu meninjau keamanan server setidaknya dalam waktu dua tahun sekali. Adobe juga diminta untuk melakukan peningkatan sistem keamanan server mereka, agar kasus yang sama tak terjadi lagi.

Pada tahun 2013 tersebut data yang dicuri oleh sekelompok peretas tersebut berhasil mencuri informasi sebanyak 1 juta data para pelanggan. Kabarnya 33 juta data password para pengguna layanan Adobe juga dibobol.

Sumber

masterweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>