Cara Mudah Mengetahui Situs Palsu

Sering mendapatkan pesan yang menang undian? misalnya undian berhadiah produk atau lainnya. Padahal kita tidak pernah membeli atau menggunakan produk tersebut.

Bahkan demi meyakinkan kita, si pengirim pesan menyertakan deretan angka unik (nomor undian) serta alamat situs web (website) palsu. Hal itu dilakukan untuk dapat meyakinkan kita.

Ada 3 cara mudah untuk mengetahui situs tersebut palsu atau bukan :

situsabal2

1. Menggunakan Domain Gratis 

Beberapa domain gratis dan cukup populer disediakan oleh beberapa Domain Registration. Namun keberadaan domain gratis itu malah disalahgunakan oleh para penipu.

Dalam hal ini, logikanya sederhana saja. Jika memang penyelenggara undian–atau event apa pun lainnya–yang mengatasnamakan sebuah produk atau perusahaan itu bukan penipu, mengapa mereka menggunakan domain gratis? Padahal domain semisal .COM dan .NET ada di kisaran US$ 10 atau Rp 100 ribuan saja.

2. Perhatikan Domain dan Subdomain

Kita mengambil contoh alamat penipu tentang fitur panggilan video (video call) di salah satu aplikasi online WhatsApp yaktu http://whatsapp.videocalling-invite.cf/. Sepintas, tak ada yang ganjil dengan alamat tersebut. Alamat whatsapp.videocalling-invite.cf selanjutnya kita pecah menjadi dua yakni whatsapp (subdomain) dan videocalling-invite.cf (root domain).

Dengan root domain videocalling-invite.cf, penipu bisa membuat banyak subdomain lainnya seperti bbm.videocalling-invite.cf, telegram.videocalling-invite.cf, viber.videocalling-invite.cf, dan sebagainya.

3. Periksa Awalan Alamat, HTTP atau HTTPS?

HTTP merupakan kependekan dari Hypertext Transfer Protocol, sedangkan HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure. Perbedaan keduanya ada di huruf S, ‘Secure’.

Singkat kata, protokol HTTPS lebih aman daripada HTTP karena semua lalu lintas data yang melewatinya akan diacak dengan enkripsi.

Kembali ke alamat whatsapp.videocalling-invite.cf, tampak bahwa alamat tersebut menggunakan protokol HTTP, bukan HTTPS. Padahal, situs web itu jelas-jelas meminta kita untuk mengisi detail informasi ketika kita akan mengklaim hadiah kita. Karena itu, wajar bila kita meragukan keamanan alamat tersebut.

Namun, perlu digarisbawahi, HTTPS memang tidak seratus persen aman, tetapi sudah pasti lebih aman daripada HTTP.

sumber

masterweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>